Target PAD Parkir “Jeblok”

Majalengka,(Sinarmedia).-
Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir pada tahun 2015 “ Jeblok”  tidak mencapai terget yang telah ditetapkan. Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) sebagai dinas yang  bertanggung jawab dalam pengelolaan parkir  hanya mampu memperoleh pendapatan dari sektor parkir sebesar Rp. 600 juta dari target sebesar Rp. 1 milyar.
Tidak tercapainya target PAD parkir tersebut dikarenakan sejumlah pihak pengelola parkir yang ditunjuk oleh Dishubkominfo tidak mampu memenuhi target setoran  sesuai dengan perjanjian dalam kontrak yang telah disepakati.
Kepala Dishubkominfo H. Adang  melalui Kepala Bidang Fasilitas Perhubungan Rahmat Gunandar menyebutkan, target PAD tahun ini tidak tercapai disebabkan management dari pihak pengelola parkir secara umum belum maksimal sehingga setoran retribusi tidak dibayar secara penuh.
“Mengingat sudah kontrak di atas segel ada kesanggupan pihak pengelola tentang  kewajiban yang harus dibayarnya maka setoran retribusi yang tidak dibayar utuh akan menjadi tunggakan dan harus dilunasinya, tapi kami masih menunggu keputusan pimpinan, “ paparnya.
Sementara itu besarnya target  retribusi parkir tahun ini kemungkinan besar tidak mengalami kenaikan, masih tetap sama dengan tahun sebelumnya. Menurut Rahmat, pihaknya pada awal tahun akan menyelenggarakan lelang kepengelolaan parkir kepada pihak ketiga dan menekankan untuk memperlajarinya secara mendalam sebelum menandatangani kontrak kerjasama sehingga kejadian di tahun sebelumnya tidak terulang.
Sekiranya angka rertribusi parkir yang diajukan Dishubkominfo terlalu tinggi pihaknya mempersilahkan kepada calon pengelola untuk mengajukan keberatan lengkap dengan memberikan alasannya.
Berdasarkan perhitungannya, angka yang ditawarkan sudah berdasarkan hasil survey dan sangat dimungkinkan tercapai sehingga tidak memberatkan kepada pihak pengelola.
“Setiap petugas parkir rata-rata hanya dipungut sebesar  10-20 ribu/harinya sehingga petugas pun masih bisa mendapatkan keuntungan, “ ujarnya.
Untuk tahun ini calon pengelola akan dikenakan uang setoran pertama untuk retribusi parkir selama 3 bulan yang harus dibayarnya sebelum menandatangi kontrak kerjasama.
Menanggapi keluhan masyarakat  akan biaya parkir yang dikenakan petugas kepada pengguna jasa parkir yang melebihi ketentuan, pihaknya akan memasang papan informasi terkait tarif parkir sesuai yang tertuang dalam peraturan daerah (perda) Nomor 10 tahun 2010 di sejumlah titik yang dinilai strategis.
“Sesuai dengan Perda untuk biaya parkir motor sebesar Rp. 500 dan mobil Rp.1.000 -1.500 nanti papan informasi ini akan kami pasang ditempat ramai sehingga bisa diketahui masyarakat, “ tandasnya.(S.04)

359 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/target-pad-parkir-jeblok/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *