Terminal Cigasong Tidak Berfungsi

Cigasong,(Sinarmedia).-

Keberadaan Terminal Cigasong yang terletak tepat dibelakang pasar Sindangkasih Cigasong tidak berfungsi optimal sebagai tempat mangkalnya kendaran umum.Sebagaian besar kendaraan umum lebih memilih “ngetem” menunggu penungpang di luar termimal yang mengakibatkan terjadinya kesemerawutan lalu-lintas di sekitar pasar tersebut.

Kondisi ini terus dibiarkan seolah tidak ada tindakan tegas dari pihak Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Majalengka sebagai intitusi yang harus bertanggung jawab dalam masalah tersebut. Petugas hanya betindak tegas melarang kendaraan umum menunggu penumpang di depan pasar tersebut saat akan ada penilaian Adipura saja.

“Saya heran sampai saat ini tidak ada ketegasan dari Kepala Dishubkominfo untuk menertibkan para mobil-mobil angkot ini untuk mangkal didalam terminal, justru sebaliknya para sopir angkot dengan bebas mangkal di depan pasar padahal disana ada petugas Dishub,” kata Dadan (30) warga Cigasong kepada Sinarmedia.

Dadan menambahkan, padahal setiap tahun pemerintah menggelontorkan anggaran untuk menata dan perbaikan terminal Cigasong, sementara fungsi dari terminal Cigasong sendiri sampai saat ini justru tidak ada. Bahkan terminal Cigasong tidak hanya sepi dari mobil angkot, melainkan petugas dari Dishubkominfo juga jarang terlihat ada di terminal.

Menurut warga lainnya, Yana, pihak pemerintah daerah beberapa kali menggelontorkan dana untuk memperbaiki  terminal, seperti pada tahun 2014 jalan di  terminal itu diperbaiki dengan diaspal. Namun sangat disayangkan kemudian keberadaan terminal itu sama sekali tidak di fungsikan.

Sementara menurut sejumlah sopir angkot saat ditanya Sinarmedia serempak menyatakan bahwa mereka lebih memilih menunggu penumpang di depan pasar karena para penumpang ada di depan pasar tidak mau menungu di terminal.

“Ya kami sih, mengikuti sopir yang lain saja karena kalau saya sekarang ngetem di dalam terminal tentunya saya tidak kebagian penumpang karena yang lainnya ngetem di depan pasar. Dan semua mobil angkot hampir mangkalnya di depan pasar bukan di terminal lagipula hal tersebut dibolehkan oleh petugas Dishub,” kata Sopir yang namanya minta tidak disebutkan.

Sementara itu berdasarkan pantauan Sinarmedia, kebanyakan para awak sopir angkot yang lebih memilih mangkal di pinggir jalan depan pasar ketimbang di dalam terminal karena alasan lokasi terminal jauh dari jalan raya sehingga penumpang pun malas untuk ke terminal dan memilih menunggu mobil di depan pasar.

Selain terminal Cigasong beberapa terminal lainnya seperti terminal Kadipaten, terminal Talaga juga nyaris tidak berfungsi sama sekali. Keberadaan terminal-terminal tersebut sangat memprihatinkan namun belum tampak ada upaya dari Pemkab Majalengka untuk menyelesaikan masalah terminal-terminal yang tidak berfungsi tersebut.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Majalengka Yusanto Wibowo ketika beberapa kali mau dikonfirmasi oleh Sinarmedia selalu sulit untuk ditemui, menurut seorang stafnya mantan kepala Satpol PP itu  sedang ada acara di pendopo.(S.05).

414 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/terminal-cigasong-tidak-berfungsi/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *