Warga Kecewa Bantuan Lisdes Gratis Mangkrak

Dawuan,(Sinarmedia).-
Harapan warga kurang mampu di desa Salawana Kecamatan Dawuan untuk segera menikmati listrik melalui program listrik desa (Lisdes) gratis bantuan pemerintah nampaknya harus tertunda karena hingga kini program listrik gratis  tahun 2014 itu masih bermasalah. Selain ada yang belum dipasang instalasi listrik yang sudah dipasang instalasi pun hingga kini masih belum menyala.
Sejumlah warga Desa Salawana Kecamatan Dawuan yang menerima bantuan lisdes gratis mengaku kecewa terhadap program listrik gratis tahun 2014  bantuan dari pemerintah itu karena  lamban dalam pelaksanaannya. Program listrik gratis tersebut hingga bulan Maret 2015 ini  selain masih ada yang belum dipasang instalasi listrik juga belum ada yang nyala padahal pemasangan instalasi sudah dilakukan sejak bulan Desember 2014 lalu.
Tidak adanya penjelasan resmi kepada  masyarakat terkait keterlambatan dalam pelaksanaan program listrik gratis tersebut membuat bingung masyarakat apakah program listrik gratis tesebut dilanjutkan atau tidak. Masyarakat berharap pemerintah segera menuntaskan program listrik gratis yang sudah lama ditunggu oleh masyarakat kurang mampu tersebut.
“Saya kurang tahu pak kenapa pemasangan listrik gratis bantuan dari pemerintah ini sampai sekarang masih belum nyala padahal pemasangan kabel sudah dilaksanakan pada bulan Desember tahun 2014 lalu,tidak ada penjelasan dari pihak pemetintah kenapa program listrik tersebut mengalami keterlambatan apakah proyek ini ditunda dulu atau apa, kami juga bingung pak,” ungkap Ma Enju (60) salah seorang penerima bantuan  warga  blok Jum’at desa Salawana.
Ma Enju dan warga lainya mengaku hanya bisa pasrah dan berharap semoga pemerintah pemasangan bantuan listrik ini agar segera dituntaskan secepat mungkin.
Sementara itu, Pejabat Sementara (PJS) Kepala Desa Salawana, H. Budi Priatna membenarkan bahwa pemasangan listrik gratis didesanya dibiarkan dan belum dibereskan oleh pihak kontraktor. Bahkan pihaknya sudah memberitahukan baik kepada PLN maupun ke Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Pertambangan dan Energi (PSDAPE)  Kabupaten Majalengka perihal pekerjaan yang mangkrak tersebut.
“Bantuan Lisdes tersebut merupakan bantuan dari Kementrian ESDM melalui dinas PSDAPE Majalengka namun ketika menanyakan kepada pihak PSDAPE dan PLN belum dipasangannya KWH disebabkan stok KWH belum ada itu alasannya. Namun kenapa sampai tiga bulan lebih,” ujarnya.
Kepala Dinas PSDAPE Kabupaten Majalengka, Agus Tamim melalui Kepala bidang (Kabid) Pertambangan dan Energi Syah Bayu Endang Subeno ketika dikonfirmasi Sinarmedia menyangkal masalah keterlambatan pelaksanaan program lisdes gratis itu merupakan tanggung jawab dinasnya .
“Program itu merupakan proyek Propinsi, jadi ketika ada keterlambatan di dalam pekerjaanya itu yang bertanggung jawab adalah pihak PLN dan pihak Provinsi, lantaran selama ini pihak provinsi sudah merekomendasikan kepada pihak PLN,” katanya.
Bayu menambahkan, untuk proses pelelangan proyek itu juga ada diprovinsi, karena pihak PSDAPE Majalengka hanya diberikan tembusan saja dari pihak Provinsi.
“Makanya kalau ingin tau penyebab keterlambatan pemasangan KWH silahkan saja Sinarmedia untuk mengkonfirmasi kepada pihak Propinsi,” kata Bayu dengan nada sinis.(S.05).

503 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/warga-kecewa-bantuan-lisdes-gratis-mangkrak/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *